Thursday, July 28, 2016

HEBOH...! Sekolah Melarang Siswanya Yang Selalu Memakai Jilbab | Pendidikan Kita

udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Sumarni yang berusaha membujuk anaknya Santi guna masuk sekolah pertama kali di tahun pelajaran baru tidak bosan-bosannya mencarikan jawaban untuk anaknya yang selalu menangis. Pasalnya sesampai di depan sekolah yang dibanggakan Santi, mereka berdua ketemu sama anak baru yang bernama Nina dan Fardi beserta ayahnya. Begini kisahnya :
 
Nina adalah siswi baru yang berjilbab dengan nada kesal dan marah berjalan meninggalkan sekolah, sampai digerbang berpapasan sama bu Sumarni dan Santi. 
Busanti bertanya kepada Nina "mbak, kenapa mukanya murah dan marah begitu....", 
Nina pun menjawab dengan nada agak keras karena baru marah "apa sih buk naya-nanya? saya tidak boleh masuk sekolah sini bu....?". 
Ibu Sumarni melanjutkan bertanya " lo kenapa....?", 
Nina " karena saya selalu memakai jilbab bu...". 
Setelah jawab Nina langsung pergi dan mendengar jawaban itu Santi sontak menangis. Ia menangis karena sekolah yang dibanggakannya melarang memakai jilbab dan padahal Santi sendiri adalah siswa yang taat berjilbab.

Sang bunda tercinta segera memeluk putrinya yang merasa kepukul dengan jawaban itu, tak selang lama muncul Fardi dari dalam sekolah sambil membawa tas yang juga mau pulag. Mereka (bu Sumarni) bertanya kepada Fardi "lo mas, kamu juga mau pulang sama seperti Nina yang tidak boleh memakai jilbab itu...?", 
"iya bu, sebab sekolah ini aneh" tegas Fardi. 
Lalu Santi yang sambil menangis ikut bertnya "la kok gitu, apanya yang aneh? setahu aku sekolah ini biasa saja kok...?", 
Fardi "gimana nggak aneh, wong sekolah sini melarang siswanya memakai jilbab kok, la itu tadi Nina disuruh pulang kan...?!."
 
Semakin kencanglah dekapan Santi kepada ibuknya dan semakin keraslah tangisannya. Melihat hal itu Fardi balik bertanya kepada bu Sumarni "lo bu, kenapa Santi kok nangisnya semakin keras, emang ada apa to bu...?
Ibu Sumarni menjawab "Santi nangis karena tadi mendengar jawaban Nina yang bilang sekolah melarang siswanya yang selalu memakai jilbab dan ditambah ucapamanmu tadi bahwa sekolah juga melarang siswanya berjilbab...!"
Fardi "ha ha ha ha ha .......
Ibu Sumarni " kok kamu malah ketawa to mas?"
Fardi "gimana tidak ketawa to bu, wong Nina disuruh pulang karena selalu memakai jilbab, dia sebentar-bentar gonta-ganti jilbab bu, habis pakai yang merah tak selang 10 menit dilepas ganti yang biru, tak lama lagi ganti putih, ganti hitam, dan seterusnya. Jadi guru yang ada ya jadi kesal dan marah, akhirnya dia disuruh membawa pulang jilbab yang tidak kepakai bu."
Bu Sumarni "la kamu kok ya disuruh pulang dan bilang dilarang pakai jilbab juga, maksudnya gimana?"
Fardi "saya disuruh pulang karena hari ni pulang pagi bu, sekolah ada acara lain. terus sekolah juga memberikan peraturan bahwa siswanya dilarang memakai jilbab itu khusus untuk siswa laki-laki bu, mosok anak gagah dan ganteng begini pakai jilbab....hehehehe...,saya kan bukan bencong to bu...."

Semoga menghibur, dan yang suka bisa ikut share ke teman lainnya biar ikut ketawa juga.
(Sncy).

Wednesday, July 27, 2016

BIASAKAH...? Jangan Anggap REMEH Hal Kayak Ini | Pendidikan Kita

udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Sungguh ramai dan marak dijaman sekarang ini akan tontonan yang menggiurkan mata. Entah sadar atau tidak para pelaku memang telah memamerkan bagian tubuhnya untuk selalu dilihat oleh orang lain tanpa melihat dampak bagi dirinya pribadi atau orang lain. Marilah kita pelajari bersama tentang pandangan Islam mengenai gambar atau film porno yang sering tersaji.

Larangan Memperlihatkan dan Melihat Aurat

Di dalam Islam masalah aurat ini sangat penting. Bagi wanita, selain sebagai ketentuan agama dan ibadah, masalah aurat juga merupakan identitas. Islam melarang, laki-laki maupun wanita, memperlihatkan auratnya. Aurat sendiri merupakan sesuatu yang dianggap aib di dalam Islam jika diperlihatkan. Batas yang boleh diperlihatkannya hanyalah muka dan tepak tangan bagi wanita dan di atas pusar atau di bawah lutut bagi laki-laki.

Ketentuan ini didasarkan pada hadis-hadis berikut:

عَن عائشة أنَّ أسماء بنت أبي بكر أنها دَخَلَتْ على رسول الله صلى الله عليه وسلم وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ شَامِيَةٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا ، ثُمَّ قال : مَا هذَا يَا أَسمَاءَ ؟! إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتْ الْمَحِيْضَ لَمْ يَصْلُحْ أن يُرَى مِنْهَا إلاَّ هذا وهذا ، وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

Aisha meriwayatkan bahwa Asma binti Abu Bakar (saudaranya) pernah masuk ke rumah Rasulullah s.a.w. dengan berpakaian tipis sehingga nampak kulitnya. Rasulullah s.a.w. berpaling dan mengatakan, Hai Asma, sesungguhnya seorang perempuan bila sudah datang waktu haid, tidak patut diperlihatkan tubuhnya itu, melainkan ini dan ini, sambil ia menunjuk muka dan kedua telapak tangannya. (HR Abu Dawud).

Hadis ini, menurut beberapa peneliti hadis dinyatakan sebagai hadis yang lemah. Namun, Al-Albani dalam Al-Irwâ’ menyatakan bahwa derajat hadis ini hasan dan dapat digunakan berdasarkan adanya penguat dari hadis lain melalui jalur Asma binti ‘Umais. Berdasarkan kriteria ini, jangankan mengumbar tubuh telanjang yang secara umum akan disebut pornografi, bahkan hanya memperlihatkan dan melihat aurat orang lain dilarang dan hukumnya haram.

Kalau ada yang menyanggah bahwa itu hanya berlaku untuk melihat langsung, bukan gambar, pendapat ini tertolak dengan larangan menjaga pandangan secara umum di dalam ayat berikut.

قُل لِّلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An-Nur: 30 - 31).

Larangan ini tidak dikhususkan “menjaga pandangan dari apa”. Ayat ini berlaku secara umum untuk menjaga pandangan dari apa saja yang akan membuat laki-laki maupun perempuan terjerumus berbuat dosa. Oleh karena ayat ini berlaku umum, maka sama saja apakah yang dilihat atau diperlihatkan itu berupa objek aurat langsung ataupun gambarnya.

diambil dari sini

Matematika ? 9 Cara Menghitung Cepat | Pendidikan Kita

udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Anda pasti mempunyai anak atau saudara yang masih duduk dalam bangku sekolah, atau bahkan anda juga masih mau belajar menghitung dengan cepat dan benar? Mari kita belajar bersama guna menyikapi hal itu dengan 9 cara menghitung dengan cepat.

1. Menggunakan jarimu untuk menghitung perkalian 6,7,8,9.

Kalau mau menghitung jawaban dari 7x8, bisa menghitung dengan cara ini: 10 – 7 =3, jadi 3 jari di tangan kirimu adalah angka satuan, 2 jari di tangan kananmu juga adalah angka satuan. 2x3=6, jadi jawabannya untuk angka satuan adalah 6, jadi jari di bawah ditambahkan (2+3) adalah 5, jadi angka puluhan adalah 5. Jawabannya adalah 56.

untuk lebih jelasnya penggunaan metode ini dan cara selanjutnya silahkan baca di sini

Semoga membantu dan bermanfaat. (Sncy).

Tuesday, July 26, 2016

Hahahahaha........ Niat Nyuri Kok Nanggung, Malah Jadi Sakit Kan ? | Pendidikan Kita

udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Begitu mengenaskan bila kita melihat ada pencuri atau begal yang kepergok atau ketangkap tangan oleh masyarakat. Nasib mereka sama seperti binatang yang siap untuk dijadikan mainan dengan banyak menerima bogem mentah bahkan senjata tajam. Bila tidak cacat pastinya meninggal.
 
Kadang memang ngeri melihatnya dan terasa iba, namun apa boleh buat jika tidak ditindak seperti itu pastinya mereka yang akan melakukan hal serupa pada kita. Bila dibilang adil ya tidak adil karena negara kita adalah negara hukum, namun bila dibiarkan mereka pasti akan mengulangi lagi bila sudah bebas.

Memang faktor ekonomi dan juga situasi pergaulan menentukan prilaku seseorang, namun jika dipikir-pikir untuk pelaku kejahatan itu janganlah melakukan tindakan yang menghasilkannya sedikit tapi resikonya besar, misalnya mencuri ayam, mencuri sendal, nyopet, den sejenisnya yang kasus kecil-kecil. Bila memang mau nyuri tu jangan nanggung-nanggung, ambil banyak barang yang terdapat uang didalamnya misal cari ATM atau Bank terus angkat itu bangunan (jangan brankasnya,tapi angkat tu bangunannya) dan bawa pulang. Yakinlah ndak akan ada polisi atau masyarakat yang akan berani mendekati. Karena bila memang hal ini terjadi, pastilan mereka pada takut dengan mengira seorang jawara.
 
Lihat saja kasus Sumanto yang makan orang itu, kan top dia. Ditangkap dan dimasukkan penjara teman satu kamarnya pastinya akan takut (takut dimakan juga). Nah hal ini kan contoh bila bertindak itu jangan hal-hal kecil karena efeknya berat.
 
Menengok dari cerita di atas, marilah kita semua berfikir sebelum melakukan suatu tindakan apapun, karena semuanya itu pasti ada resikonya. Ambilah langkah yang positif dan bijaksana untuk keamanan dan keselamatan pribadi kita. Ingat jika kita pernah menyakiti, merugikan bahkan melukai pastinya kita juga akan merasakan hal itu juga................., takut deh.
(Sncy).

Sunday, July 24, 2016

PERCAKAPAN MALAIKAT VS SETAN YANG TIDAK MASUK AKAL | Pendidikan Kita


udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Percakapan antara malaikat dengan setan yang sangat tidak masuk akal. Berikut ini percakapannya :
 
Malaikat : " Kenapa kamu wahai Setan...kok murung seperti stress dan putus asa ?
Setan : " Wahai Malaikat, sampaikan kepada Tuhan saya mau mengajukan pensiun dini untuk menggoda manusia !"
 
Malaikat : " Kenapa kamu minta pensiun? padahal kamu yang meminta untuk selalu menggoda manusia sampai hari Kiamat ?
Setan : " Wahai Malaikat .... Amit amit sekarang kelakuan manusia sudah melebihi setan. Saya kuatir justru saya yang tergoda oleh manusia. Makanya saya minta pensiun dini untuk menggoda manusia . Coba Malaikat Bayangin saja :
- Manusia BERZINA, yang enak dia, yang disalahkan SETAN.
- Manusia KORUPSI yang menikmati dia, katanya digoda SETAN.
- Manusia SELINGKUH dia keenakan, katanya dipengaruhi SETAN.
- Manusia ke DISKOTIK dan karaoke disana bernyanyi nyanyi, senggol sana sini, katanya disuruh SETAN.
- Manusia yang BERJUDI, katanya ajakan SETAN. Padahal hamba nggak bisa gunain duit.
- Manusia BERBOHONG karena pengaruh SETAN, padahal untung ruginya gak ada buat SETAN.
Manusia sekarang bener bener kebangetan sekali deh...Pokoknya saya pengen pensiun dini untuk menggoda manusia. Saya benar-benar tobat memikirkan Manusia....manusia memfitnah saya terus.... 
"lo lo lo lo........ malah setan yang mau tobat" (Sncy)

Lucu kan...???  ayo di share biar yang lain juga bisa ikut ketawa akan kekecewaan setan.

WOW..! Tahu Tidak Arti Dari Menyebut Angka Dengan Bahasa Jawa (Siji tekan Suwidak)? | Pendidikan Kita

udamanilam,blogspot.com | Pendidikan Kita - Penyebutan angka dalam bahasa jawa ( halus) dapat dikategorikan unik, mengapa? karena ada beberapa misteri dari arti setiap penybutan angka dimana dalam penyebutaannya berkaitan dengan umur seseorang atau lebih dikenal sebagai roda kehidupan manusia sehingga setelah kalian mengetahuinya betapa menakjubkan filosofi suku jawa ini, penasaran?

Angka 11 - 19
Penyebutan angka 11 tidak disebut sepuluh siji ( 10 = sepuluh, 1 = siji) melainkan sewelas sedangkan 12 akan disebut = rolas dan seterusnya hingga 19 dengan penambahan "Las" di akhirnya. Apa makna dari penyebutan ini, mengapa sepuluhan harus diganti dengan welasan?

Artinya :
Untuk anak-anak yang berumur 11-19, sangat erat kaitannya dengan rasa belas kasih ( Welas Asih) dimana pada masa itu , kita akan mengenal rasa cinta dan kasih terhadap seseorang lawan jenis atau dikenal dengan masa remaja. Oleh sebab itu penyebutan angka 11-19 disebut welas.

Angka 21 -29
Penyebutan angka 20 dalam bahasa jawa adalah "rongpuluh", maka secara logika penyebutan selanjutnya adalah 21 merupakan rongpuluh siji, tapi tidak demikian. Penyebutan angka 21 adalah selikur, 22 adalah ronglikur dan seterusnya hingga angka 29 namun ada yang berbeda penyebutan angka 25 yaitu selawe, mengapa demikian?

Artinya :
Kata Likur dalam penyebutan angka tersebut adalah kependekan dari kata Lingguh Kursi atau duduk dikursi dimana hal itu mengartikan kita sebagai manusia mendapatkan tempat duduk yaitu berupa pekerjaan sedangkan pada angka 25 disebut selawe yaitu kependekan dari Seneng-senenge Lanang lan Wedok ( senang-senangnya laki-laki dan perempuan) yang berarti puncak asmara pria dan wanita yang ditandai dengan pernikahan, karena memang usia 25 adalah usia yang umum untuk laki-laki berumah tangga.

Angka 50
Untuk penyebutan 30an dan 40an, menggunakan tata penyebutan yang normal seperti 30 = Telung puluh sehingga 31 = telungpuluh siji dan seterusnya. Namun yang berbeda adalah di angka 50 dimana tidak disebut limangpuluh melainkan Seket, mengapa demikian?

Artinya :
Seket adalah kependekan dari Seneng Kethoan atau berarti memakai Kethu/ tutup kepala/kopiah/topi dan sebagainya dimana seseorang yang telah berumur atau berusia lanjut yang dilambangkan dengan penutuan kepala dimana rambut mulai memutih atau mulai habis karena umur tua. Dan arti lain adalah di angka 50 tersebut, penutup kepala (kopiah) menandakan orang yang sedang beribadah dimana mengingatkan bahwa umur 50an kita harus lebih memperhatikan ibadah kita jauh lebih dari biasanya.

Angka 60
Angka 60 juga memiliki penyebutan yang berbeda melainkan sewidak atau juga suwidak , mengapa angka ini juga berbeda?

Artinya :
Sewidak adalah kependekan dari Sejatine Wis Wayahe TinDak dimana pada umur 60an adalah waktunya kita bersiap-siap untuk meninggalkan dunia yang fana ini, sehingga mengingatkan kita akan harus lebih bersyukur jika usia kita melebihi umur 60 tahun.

Silahkan like dan share artikel ini agar kita sebagai manusia dapat menikmati hidup dengan rasa bersyukur akan nikmat yang telah Tuhan berikan kepada Kita. (Sncy)


DISIPLIN, SETIA, BERSAHAJA MENUJU INSAN BERAKHLAK MULIA | ndidikan Kita

udamasnilam.blogspot.com | Pendidikan Kita - Kegiatan Belajar Mengajar tahun pelajarna 2016/2017 sudah mulai berlangsung sekitan 1 minggu yang lalu. Seiring dengan itu maka pendidikan kepramukaan pun juga telah mulai aktif di setiap pangkalan atau gugus depan. 

Tak luput dari itu MTs dan MA Nasyrul Ulum Brakas Desa Terkesi Klambu Grobogan melaksanakan kegiatan perkemahan penerimaan tamu tegak dan orientasi pramuka penggalang pada hari sabtu s.d. minggu tanggal 23 s.d.  24  Juli  2016. Upacara pembukaan di pimpin langsung oleh Drs. H. Suntono selaku Kamabigus MA NU Brakas yang dimana berkenan pula guna membuka kegiatan perkemahan. Kemah diikuti oleh 2 pangkalan (1 galang dan 1 tegak) yang dikarenakan memang dalam satu arena pendidikan. 

Perkemahan yang mengambil tema "DISIPLIN, SETIA, BERSAHAJA MENUJU INSAN BERAKHLAK MULIA" ini diikuti oleh penggalang MTs NU dengan jumlah 138 siswa yang dibagi menjadi 13 regu (6 putra dan 7 putri), penegak MA NU dengan jumlah 76 siswa yang dibagi menjadi 9 sangga (4 putra dan 5 putri), pembina 4 orang ( 2 bina galang [pa/pi), dan 2 bina tegak [pa/pi]).

Delam sesi kegiatan dilaksanakan pula caraka malam atau jelajah malam oleh penegak yang mempunyai tujuan membentuk keberanian peserta dalam mengenal kehidupan malam dalam arti mampu mengkondisikan situasi dan kondisi walau dalam keadaan gelap. Seorang pramuka memang harus mampu bekerja dan berkarya dimana saja tanpa mengenal suasana.
Belajar dan berkaryalah siswa MTs dan MA NU Brakas, walau sekarang mungkin kalian belum begitu mengetahui ilmu kepramukaan dan apa manfaatnya bagi kehidupan kalian tapi janganlah menyerah dengan ujian yang mulai berjalan dan harus kalian selesaikan.

Semoga membentuk karakter anak sesuai dengan tema yang dibentangkan. 
Maju dan JAYALAH PRAMUKA..., JAYALAH INDONESIA. (Sncy).