Thursday, June 16, 2016

Dantap GP II 2010 : Rasakan Ini Pukulan, Tendangan dan Tamparan Bagi Kamu

Dantap GP II 2010 : Rasakan Ini Pukulan, Tendangan dan Tamparan Bagi Kamu - udamasnilam.blogspot.com (16/6/2016). - "Jangan anggap remeh untuk bisa seperti yang sekarang ini, semua butuh didikan dan ketegasan guna membentuk mental kalian........" tandas Komandan Tetap GP II 2010  S.N. Cahyono. Memang perlu tindakan yang bernuansa fisik dan psikis bagi para peserta Jelajah Rute Juang Kodim 0717 Purwodadi Grobogan pada waktu yang telah lalu.

Bentakan, haus, lapar, capek dan terik matahari adalah santapan mereka pada saat melaksanakan JRJ sejauh 30 km. Pelepasan dilakukan pagi hari di Halaman Kodim 0717 Purwodadi menuju arah selatan menuju Dukuh Katong Toroh setelah sampai di tujuan sore hari harus bermalam di Katong dan keesokan harinya harus lanjut lagi perjalanan kembali ke Kodim 0717 Purwodadi.

Rasa persaudaraan dan jiwa patriotisme selalu membara di dada setiap peserta JRJ walaupun sebagian ada yang sudah mulai resah dan menyerah karena hebatnya tantangan yang harus dihadapi.
Dengan semangat membara peserta dibawah binaan Dantap S.N. Cahyono tetap lantang menyanyikan lagu-lagu dan yel-yel sebagai penutup penat dan rasa capek yang dihadapi. Kekompakan serta rasa persodaraan di dalam pasukan binaanya sungguh luar biasa.

Instruksi tepat dan latihan yang mencukupi akhirnya membawakan hasil yang maksimal sehingga mampu dibanggakan oleh semua. Karena perjuangan mereka mendapatkan pengharagaan. Sungguh pengorbanan yang sangat bernilai mahal dengan didasari sikap dan sifat ikhlas, bersatu, kompak serta patuh pada aturan pimpinan. Sukses buat "Pasukan Dayak Kapuas". (Sncy)

Hubungi Kami

Saya Admin di Blog ini yang mengelola dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap apapun isi yang dimuat di dalam Blog udamasnilam.blogspot.com.

Silahkan hubugi kami di:

No. HP: 085 325 119 313 / 085 640 191 946
Email : udamasnilam@gmail.com
Facebook : facebook.com/manik.manikam.79

Terimakasih telah berkunjung dan semoga apa yang saya informasikan dapat bermanfaat untuk kita semua.

10 TAHUN LEBIH PENYESALANNYA

udamasnilam.blogspot.com - Penyesalan adalah sesuatu yang memberitahu tentang segala hasil yang tidak sesuai dengan yang diimpikan/dambakan. Hal tersebut akan membentuk sebuah perilaku atau sikap dan bahkan sifat seseorang guna menapaki masa depan.

Ada 10 macam yang menyebabkan penyesalan dikemudian hari, yaitu :
1. Malas.
Suatu perasaan di mana seseorang akan enggan guna melaksanakan suatu hal yang disebabkan karena dalam pikirannya sudah memiliki penilaian negatif tentang hal yang diingini atau tidak adanya keinginan untuk melakukan hal tersebut.
2. Menunda.
Kebiasaan yang selalu menganggap remeh subuah hal dan selalu dianggap bisa terselesaiakn akahirnya muncul pendapat untuk dikerjakan nanti.
3. Tidak peduli dengan hal kecil.
Selalu beranggapan bahwa sesuatu yang kecil tidak bermanfaat sehingga dibiarkan bahkan tidak dibutuhkan. Padahal sesuatu yang kecil itu bermanfaat karena sebagai landasan ke hal besar tadi.
4. Merendahkan standar/kemampuan sediri.
Suatu perasaan yang menganggap diri terlalu rendah, atau perasaan yang terlalu rendah pada diri sendiri pribadi yang dimana selalu menganggap diri sendiri tidak mempunyai kemampuan yang berarti.
5.  Menyerah.
Mengakui kalau sesuatu hal yang kita inginkan terasa berat, baik dalam proses dan hasilnya sehingga menjadi ganjalan buat terus melaju. Tidak percaya kalau akhirnya akan mampu guna mencapainya.
6. Takut berubah.
Sikap monoton yang selalu dirasakan cukup dengan keadaan yang telah ada dan tidak berani mengambil sikap demi kemajuan dimasa mendatang.
7. Terlalu ego.
Suka memaksakan kehendak dengan mempertimbangkan afek dari perbuatan yang dilakukan.
8. Salah pilih teman.Pergaulan menentukan masa depan. Jika berteman dengan orang kreatif dan ulet akan ikut seperti itu pula atau sebaliknya jika berteman dengan pemalas maka akan malas juga.
9. Tidak punya pendirian.
Membiarkan orang lain dalam menentukan masa depan karena tidak punya prinsip hidup. Disuruh menjadi A maka ikut menjadi A, dibilang B maka akan B juga.
10. Tidak mau menjadi diri sendiri.
Melupakan kodrat pemberian Tuhan bahwa diberi kehidupan pasti diberi kemampuan guna melewatinya, sehingga lupa dirinya adalah pribadi yang kuat/tangguh.

Marilah bangun dari sikap yang membawa kita terjatuh dalam penyesalan yang dimana akan dialami selama era waktu cukup lama. Bukan cuma 1, 2, 3 atau 4 tahun; bahkan puluhan tahun.
Semoga menjadi motifasi... amin.

Slamet Nurcahyono

Wednesday, June 15, 2016

IDOLA HATI




udamasnilam.blogspot.com (15/06/2016) - Hangat, halus, menyenangkan dan selalu memberikan semangat. Rasa capek pastilah hilang dengan keberadaannya. Suasana sunyi hening, malas dan tidak percaya diri hilang dan berganti keceriaan serta rasa tanggung jawab yang tinggi. Bagaimana tidak, hidup dalam sebuah aturan yang harus dijalankan dalam sebuah kegiatan kan membuat diri menjadi sempit dalam bergerak. Hal itu hanya akan terurai jika ada sang penyemanagat ada di sisih.

Janganlah terus terlena dengan situasi yang ada karena adanya idola hati, tapi tetaplah melangkah sesuai petunjuk dan aturan yang ada. Laksanakan tugas dengan berwibawa sehingga dapat tercapai apa yang menjadi tujuan dari rencana. Semboyan " Ing ngarso sung tulodho, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani" adalah prinsip dalam melaksanakan tugas.

Walau terkadang banyak mereka yang tidak atahu akan keberadaan idola hati untuk diri ini atau dalam kata lain mereka selalu bernegatife thinking, cuek saja. Tetap maju janlankan rencana sesuai perintah, maka hasil  maksimal dan gemilang akan ditemukan. Hanya mereka orang-orang bodoh yang selalu bernegatife thinking karena mereka tidak menguasai semboyan jiwa kami. "Bersama, Bersatu Dalam Satu Tujuan" itulah sasaran tepat yang harus kami gapai.

Untuk yang mau meniru jejak kami dipersilahkan, tapi ingat akan semboyan yang harus dijadikan pegangan. Bila meleset maka akan menghacurkan nama satuan/organisasi. belajarlah mandiri dengan mengenali diri pribadi dengan segala permasalahan yang ada dan perlakukan masalah dengan bijak sehingga membentuk kedewasaan yang sempurna.
Semoga menjadi motifasi dalam kegiatan..... amin.

Slamet Nurcahyono

AKU JADI BURUH


sumber gmbr. di sini


udamasnilam.blogspot.com (15/16/2016) - Banyaklah anak-anak muda setelah menyelesaikan sekolahnya/kuliah menjumpai kenyataan yang tidak sesuai dengan harapannya. Sebut saja WS (19) warga Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. WS semenjak masih sekolah dulu sering mendapatkan peringkat 5 besar karena dia tergolong anak yang pandai. Harapan WS "kelak kalau sudah tamat SMA mau melanjutkan kuliah biar jadi guru atau mungkin daftar angkatan" seperti disampaikannya waktu ditanya tim investigsi Pendidikan di sudut tempat dia bekerja.

Keadaan WS sekarang hanyalah kuli bangunan yang telah dilakoninya selama 1 tahun. Ketika di tanya kenapa tim tentang penyebab tidak kuliah atau daftar angkatan, di jawab "orang tua tidak ada biaya, kuliah harus makan biaya buat ini itu, dan bila masunk nagkata juga harus bayar puluhan juta". Tambahnya "sekarang saya nguli buat cari modal buat pergi ke luar negeri biar dapat uang banyak". Betapa fenomena yang banyak terjdi dikalangan masyarakat bahwasanya bila merasa tidak mampu melajutkan sekolah maka harus bekerja apa adanya demi memperoleh kepuasan batin.

Memang bila mau menelusuri lebih lanjut tidaklah mudah mendapatkan sebuah pekerjaan yang kita harapkan tanpa adanya UANG sebagai langkah utama. Mau jadi angkatan saja pakai uang, mau jadi guru pakai uang apalagi kuliahnya sendiri juga sudah menghabiskan uang, dan bila hal ini semakin berkembang maka mau jadi apa masyarakat nantinya.
Semoga kisah WS dapat membuka hati nurani pemerintah agar memngambil kebijakan yang dimana posisi-posisi jabatan diduduki oleh orang yang benar/sesuai bidangnya dan bebas dari suap.

Untuk perhatian kepada oarang tua agar selalu memberikan bimbingan serta motifasi kepada anak-anaknya dalm melihat masa depan. Sesuaikan dengan kondisi dan keadaan sehingga tidak menjadi racun hati bagi anak.

Slamet Nurcahyono.

PENGABDIAN HIDUP


udamasnilam.blogspot.com (15/06/2016) - Hidup ini memang pernuh tantangan yang harus dihadapi dengan perjuangan. Marilah kitan ambil contoh teladan dari Bapak Suyono (49) seorang anggota TNI di Koramil 05 Klambu. Beliau  tidak mengenal lelah dan malu dalam menghadapi tantangan hidup ini, semuanya dilaksanakan dengan penuh btanggung jawab. "Kalau mau hidup baik itu harus berusaha dengan jerih payah dan makan hasil usaha sendiri" tegas beliau.

Memang benar apa yang dikatakan beliau, bila dalam hidup ini cuma mencari enaknya dengan tanpa berusaha mana mungkin akan tercapai hasrat itu. Bapak Suyono di sela waktu selepas tugas sebagai TNI, beliau segera ganti baju lapangan buat mencari rumput guna memberi makan ternak piaraannya. Selain itu beliau juga memiliki lahan karamba. Sungguh usaha yang mulia dan patut di jadikan teladan bagi para pemuda sekarang.

Tidak malukah kita dengan beliau? Sebagai seorang anggota militer yang terhormat dan disegani saja mau menanggalkan bajunya guna melakukan pekerjaan lain yang bisa diandalkan guna masa depan. Apa yang telah kita lakukan untuk masa depan kita? Sebagai pemuda hanya bisa duduk-duduk santai seperti tanpa beban kehidupan. Marilah kita bangkit dari keterpurukan karena kemalasan pribadi kita guna menjadi pribadi yang sigap, handal, terampil dan disegani. Jangan sampai tetangga/lingkungan kita berbicara tentang kita tetapi membicarakan masalah kelakuan jelek, melainkan kita buat masyarakat membicarakan kita akan kebaikan dan kesiapan kita dalam hidup.
Semoga menjadi pembelajaran.

Slamet Nurcahyono

Tuesday, June 14, 2016

KASUS SURTI

sumber di sini

udamasmilam.blogspot.com (14/06/2016) - Beredar kabar bahwa hari ini sang keponakan tidak masuk kerja, langsung saja Ibu Juminem (nama samaran) warga desa Klambu Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan segera bertindak singgap dengan melacak keberadaan sang keponakannya tercinta di daerah asalnya. Keponakkannya (SURTI = samaran) adalah warga Purwodadi Kabupaten Grobogan.

Ibu Juminem segera menuju ke purwodadi dan ketemu dengan ibunya Surti dan menanyakan akan keberadaan surti ada dirumah tidak, karena hari ini Surti tidak masuk kerja. Ibu Surti menajwab kalau anaknya tidur di kamar karena baru pulang pagi jam 06.00 wib. Ibu Surti juga sempat menanyai anaknya "kok pulang sampai pagi emang dari mana?". Tanpa basa-basi si Surti lngsung masuk kamar dan tidur saja.

Betapa sedih dan menagislah ibu Surti yang melihat sikap anaknya semacam itu, malah tandasnya kepada kakaknya (Juminem) kalau Surti sudah 3 hari tidak pulang, dan baru pulang pagi itu. Betapa kagetnya Ibu Juminem mendengan penjelasan itu. "Kalau hari ini Selasa dan dia tidak pulang selama 3 hari, terus tidur dimana? sama siapa? hari senin kok kerja....?". Ada apakah gerangan si Surti?.

Kasus ini rencananya akan ditindak lanjuti/dilaporkan ke pihak yang berwenang jika nanti  si Surti di introgasi tidak memberi jawaban yang memuaskan, karena kekuatiran orang tua si Surti telah terjadi apa-apa dengannya.
Marilah kita selaku orang yang bijak untuk selalu memantau sikap dan ulah anak kita terutama yang perempuan agar kita bisa mengantisipasi segala sesuatu yang tidak baik terjadi pada anak kesayangan kita khususnya anak perempuan. Karena akhir-akhir ini banyak perbuatan yang tidak benar dilakukan oleh kalangan muda.
Semoga menjadi perhatian dan peringatan bagi kita orang tua........ amin.

Slamet Nurcahyono